Hi,👋 we have updated the app and fixed multiple bugs. We are lacking funds, request to free user not to use Adblock. Ads are non intrusive. 😊

Carousel Studio

Repurpose X Threads into LinkedIn & Instagram Carousels

Canvas & Ratio

Choose your destination platform format


Layout Template

Choose a content structure for your slides


Preset Themes


Typography & Sizing

Title Font Size36px
Body Font Size18px
Header & Footer Size12px

Brand Kit Customization

AGENCY

Configure brand assets for headers & footers

MULTI-PROFILES (AGENCY)
AGENCY
SAVE PRESETS (AGENCY)

Outro Slide CTA

Customize your closing call-to-action slide

#1
#2
#3

Background Pattern

Source Content

Build Your Carousel

Drag and drop any post card below onto a slide, or use the quick buttons to insert content/images instantly!

Drag Post #1
Rubber Game
@rubbergameid

Mulai dari Lin Dan hingga Hendra/Ahsan. Bagaimana perubahan kecil pada detail permainan berdampak besar terhadap capaian mereka. [THREAD]

Apply Image
Apply Image
Apply Image
Drag Post #2
Rubber Game
@rubbergameid

Lin Dan Dianggap sebagai salah satu bakat terbesar yang pernah China hasilkan, Lin Dan malah tersingkir secara dini di Olimpiade Athena 2004. Lin Dan yang berstatus unggulan pertama kala itu harus mengakui keunggilan Ronald Susilo (Singapura) dua gim langsung.

Drag Post #3
Rubber Game
@rubbergameid

Setelah kekalahan itu, banyak perubahan yang Lin Dan lakukan. Salah satu yang cukup mencolok adalah caranya memegang raket. Jika sebelumnya kerap memegang bagian pertengahan hingga atas grip raket, Lin Dan mengubahnya dengan memegang bagian yang lebih rendah.

Drag Post #4
Rubber Game
@rubbergameid

Perubahan itu membuat Lin Dan lebih leluasa mengarahkan smash ke sudut2 sulit. Pukulan-pukulannya juga lebih tajam dan bertenaga daripada sebelumnya. Ditambah dengan tinggi badannya yang lumayan, bertahan dari smash2 menyilang Lin Dan amat sulit dilakukan.

Drag Post #5
Rubber Game
@rubbergameid

Babak berikutnya dalam perubahan Lin Dan terjadi setelah sistem skor 15 poin berubah menjadi 21. Di masa ini, Lin Dan yang sebelumnya dikenal cenderung eksplosif terlihat menjadi lebih tenang. Pergerakannya efisien, pukulannya penuh akurasi, permainannya super tenang.

Drag Post #6
Rubber Game
@rubbergameid

Sistem rally point yang penuh resiko tampaknya berperan penting dalam perubahan tersebut. Di sisi lain, Lin Dan yang semakin matang terlihat lebih tenang, sekaligus mulai berusaha mengakali berbagai perubahan dari fisiknya yang makin bertambah.

Drag Post #7
Rubber Game
@rubbergameid

Hasil dari perubahan itu amat dahsyat. Tak cuma raihan trofinya yang terus bertambah, konsistensinya di level tertinggi pun amat terjaga. Dua emas Olimpiade adalah bukti nyata.

Drag Post #8
Rubber Game
@rubbergameid

Ahsan/Hendra Ahsan/Hendra tak lagi muda saat kembali berpasangan. Karena tak lagi muda, mereka tak bisa lagi secepat dan sepowerful dulu. Dalam sebuah wawancara, mereka mengakui kondisi tersebut sebagai kekurangan.

Drag Post #9
Rubber Game
@rubbergameid

Di tengah serba keterbatasan dan dominasi pasangan yang lebih muda, pasangan ini menyesuaikan gaya main mereka. Kini Ahsan/Hendra terlihat lebih mengandalkan efisiensi, baik dalam hal pergerakan maupun penempatan bola.

Drag Post #10
Rubber Game
@rubbergameid

Pada banyak wawancara setelah memenangi laga sengit, mereka selalu menyebut efisiensi sebagai kunci. Coach Herry IP juga mengatakan bahwa Ahsan/Hendra banyak berubah. "Mereka lebih menekankan efisiensi penempatan bola, berbeda ketimbang dulu," tutur Herry, dilansir Bolasport.

Drag Post #11
Rubber Game
@rubbergameid

Hasilnya, di usia tuanya Ahsan/Hendra mampu menyabet berbagai gelar bergengsi, mencapai ranking 2 dunia, dan terus konsisten di level tertinggi kendati usia mereka juga terus meninggi. Bahkan, Ahsan/Hendra masih mampu menembus Olimpiade Tokyo dan mencapai babak semifinal.

Drag Post #12
Rubber Game
@rubbergameid

Greysia Polii Selama belasan tahun karier di dunia bulu tangkis, Greysia Polii konsisten menggunakan backhand service tiap kali melakukan service.

Drag Post #13
Rubber Game
@rubbergameid

Hingga beberapa tahun kemudian, Greysia menyadari bahwa servis yang ia lakukan dengan teknik tersebut kerap kali kurang sempurna, terutama sebagai dampak dari cedera bahu yang ia derita. Hasilnya, tak jarang itu malah membuatnya kehilangan banyak poin.

Drag Post #14
Rubber Game
@rubbergameid

Kedatangan Eng Hian sebagai pelatih ganda putri pelatnas menjadi pemicu. Menurut Eng Hian, backhand service Greysia sering terlalu tinggi sehingga gampang dimatikan lawan. Alhasil, ia menyarankan Greysia untuk mengubah teknik servisnya dari backhand ke forehand.

Drag Post #15
Rubber Game
@rubbergameid

Meski kita sebagai penonton merasa agak kikuk melihatnya, Greysia mengaku lebih nyaman saat melakukannya.

Drag Post #16
Rubber Game
@rubbergameid

Dalam masa singkat setelah perubahan tersebut, Greysia, bersama Apri sebagai pasangannya, berhasil mencatatkan beberapa prestasi mengesankan. Pemungkasnya adalah emas Olimpiade di sektor ganda putri, yang belum pernah Indonesia raih sebelumnya.