✨ Visual Editor

close

palette Canvas & Background

Gradient:arrow_forward
Text Color:
135°

style Card Style

40px
16px

text_fields Typography

16px
Rumail Abbas
@Stakof
Khalid mengira Syiah, apalagi di Iran, tidak punya tradisi intelektual sehingga kedudukan "Ayatullah" hanya label biasa.

Ini jelas asal bunyi (asbun) yang keluar dari mulut yang tidak pernah membaca.

Apalagi dia menyebut Ayatullah Khomaeni orang Yahudi. Jelas ngaco.
Rumail Abbas
@Stakof
Generasi awal intelektual muslim yang fokus dalam bidang kabilah, apalagi keturunan Abi Thalib, adalah orang-orang Syiah.

Nyari semua kitab nasab Suku Quraish ditulis oleh orang Syiah. Kemudian nasab keturunan Hasyimi, Thalibi, dan Hasani-Husaini ditulis oleh Syiah.
Rumail Abbas
@Stakof
Tidak sulit bagi orang Syiah untuk memvalidasi nasab Hasyimi, termasuk Sayid Khomaeni dan Sayid Ali Khamenei, karena catatan mereka ada, diriwayatkan turun temurun, dan dijaga.

Ketat tidaknya penjagaan, ini perkara lain. Tapi pemalsuan hampir pasti terungkap.
Rumail Abbas
@Stakof
Asal-usul Sayid Khomaeni sebagai orang Yahudi tidak pernah ada dalam literatur. Justru yang lebih sering adalah pengaitannya sebagai orang India, bukan Persia.

Kenapa?

Karena Sayid Ahmad, kakeknya, memang lahir di India.

Tapi Hasyimi berpencar ke seluruh dunia.
Rumail Abbas
@Stakof
Lahir dari kakek yang punya nisbat "Al-Hindi" (mansya'an, tumbuh besar di India), tidak lantas membuatnya berdarah India.

Karena Sayid Khomaeni memang orang India. Akan tetapi nasabnya, yang secara biologis diwarisinya dari jalur patrilineal, tersambung ke Husain bin Ali.
Generated by Thread Navigator
100%
view_carousel Carousel Studio NEW
Press + S to quick-export