Canvas & Ratio
Choose your destination platform format
Layout Template
Choose a content structure for your slides
Preset Themes
Typography & Sizing
Brand Kit Customization
AGENCYConfigure brand assets for headers & footers
Outro Slide CTA
Customize your closing call-to-action slide
Background Pattern
Build Your Carousel
Drag and drop any post card below onto a slide, or use the quick buttons to insert content/images instantly!

Dari sini udah kelihatan jelas siapa calon duet Daniel. Ya di antara Leo, Bagas, Rian, atau Rahmat. Karena itu hasil Leo/Bagas dan Rian/Rahmat dalam beberapa turnamen ke depan juga menentukan nasib mereka. <a target="_blank" href="https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260127075543-170-1321390/pbsi-tak-bongkar-fajar-fikri-dan-raymond-joaquin-siapa-duet-daniel" color="blue">cnnindonesia.com/olahraga/20260…</a>

Kira-kira siapa yang cocok jadi rekan duet Daniel menurut kalian?

Eng Hian sih bilang dia sudah ada beberapa opsi untuk Daniel. Artinya mungkin pilihan pertama sudah ditentukan misal si A. Kalo ternyata si A bagus saat main dengan duetnya saat ini, berarti si B. Demikian seterusnya.

Eng Hian pasang target bisa ada dua pasang MD di delapan besar pada akhir 2026. Dengan demikian, di luar Sabar/Reza yang non Pelatnas, saat ini baru ada satu pasang MD yang ada di 8 besar yaitu Fajar/Fikri.

Saat ini Leo/Bagas kesulitan dan seperti terjebak di ranking belasan. Sudah lama mereka tak mencatat hasil bagus. Sedangkan Rian/Rahmat, masih di luar 50 besar sejak pertama kali dipasangkan akhir tahun lalu.

Fajar/Fikri, Sabar/Reza, dan Raymond/Joaquin saat ini sedang on track menuju race to Olympics 2028 yang dimulai 2027. Di sisi lain, Daniel sudah pulih dan dua MD utama masih kesulitan. Racikan baru dengan Daniel ini yang diharapkan bisa menambah amunisi MD Indonesia.

Masalah Daniel saat ini soal trauma cedera. Saat latihan, gerakan Daniel masih terlihat ada 'takut/kagok' di beberapa tipe gerakan. Hal ini yang bikin tim pelatih belum berani lepas Daniel balik ke turnamen. Karena khawatir malah bikin Daniel gak bisa main 100 persen.

Kalo menurut timeline turnamen, menurut gua, Daniel bakal main lagi di rangkaian tur Asia. Di salah satu/dua turnamen, Daniel bakal disilangkan dengan salah satu dari dua ganda tersebut.

Dari 12 Mei hingga 21 Juni ada enam turnamen (Asia plus atu Australia): Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, Australia, Makau. Rangkaian turnamen padat ini yang bikin Daniel punya peluang emas buat comeback karena bakal ada turnamen yang sepi peminat.

Kalo pemain elite (mandatory) pasti ambil Singapura dan Indonesia. Atau kalo mau tiga turnamen beruntun Malaysia-Singapura-Indonesia. Jadi ada kemungkinan pemain layer dua turun di Thailand, Australia, dan Makau.