Carousel Studio

Repurpose X Threads into LinkedIn & Instagram Carousels

Canvas & Ratio

Choose your destination platform format


Layout Template

Choose a content structure for your slides


Preset Themes


Typography & Sizing

Title Font Size36px
Body Font Size18px
Header & Footer Size12px

Brand Kit Customization

AGENCY

Configure brand assets for headers & footers

MULTI-PROFILES (AGENCY)
AGENCY
SAVE PRESETS (AGENCY)

Outro Slide CTA

Customize your closing call-to-action slide

#1
#2
#3

Background Pattern

Source Content

Build Your Carousel

Drag and drop any post card below onto a slide, or use the quick buttons to insert content/images instantly!

Drag Post #1
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Meningkatnya sentimen xenophobia terhadap pengungsi Rohingya di dunia twitter Indonesia akhir² ini mengingatkan kejadian serupa yg didahului pada tahun 2020 oleh netizen Malaysia. 🧵 <a target="_blank" href="https://twitter.com/leyseux/status/1731227096050172132" color="blue">x.com/leyseux/status…</a>

Apply Image
Apply Image
Apply Image
Apply Image
Drag Post #2
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Salah satu akar masalahnya adalah saat sebagian masyarakat Malaysia mengklasifikasikan 'pengungsi' sebagai PATI (Pendatang Asing Tanpa Izin) a.k.a imigran gelap akibat kurangnya kerangka hukum yg jelas utk membedakan keduanya. Dan meskipun Malaysia telah menerima pencari suaka ~

Apply Image
Apply Image
Apply Image
Drag Post #3
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

dari banyak negara, mereka ttp enggan meratifikasi konvensi pengungsi 1951 &amp; protokolnya 1967. Ini menyebabkan tdk adanya jaminan perlindungan yg utuh utk Rohingya (dari penahanan dll). Di sisi lain, pengungsi Rohingya juga terus mendapat tekanan karna dianggap sebagai penyebab ~

Drag Post #4
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

ancaman ekonomi di masa krisis &amp; kesalahan identifikasi dari sebagian warga Malaysia yg menyamakan mereka dgn pekerja Bangladesh karna kesamaan warna kulit. ~

Drag Post #5
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Selain itu, dlm periode tersebut, terdapat juga disinformasi yg disebarkan berupa list of demand of equal rights yg disebut berasal dri presiden organisasi hak asasi manusia Rohingya etnis Myanmar Malaysia (MERHROM). Sayangnya, daftar palsu itu terlanjur tersebar luas hingga ~

Apply Image
Drag Post #6
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

merembet ke kegagalan pemahaman utk membedakan antara pemenuhan hak dasar &amp; penuntutan hak yg setara. ~

Drag Post #7
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Poin brikut menyoroti inkonsistensi otoritas Malaysia dlm perlakuannya trhdp pengungsi, kartu identitas UNHCR yg hnya sekadar mmberi perlindungan simbolis &amp; rentan disalahgunakan, eksploitasi kpd pengungsi tanpa adanya implikasi hukum, srta akses pendidikan yg sbatas informal. ~

Apply Image
Drag Post #8
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Semua hal di atas kemudian terpusat pada problem genting di bawah. Stigma, diskriminasi, intimidasi, ancaman &amp; perlakuan tidak adil dari penduduk lokal yg kerap mengglorifikasi perilaku bermasalah pengungsi tanpa adanya refleksi dari sisi berlawanan. Apalagi mempertimbangkan ~

Apply Image
Apply Image
Drag Post #9
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

kondisi rapuh Rohingya. Bahkan Firdaus Husni, kepala strategi Hak Asasi Manusia dari Pusat Konstitusionalisme &amp; Hak Asasi Manusia Malaysia berpendapat bhwa kecemasan covid-19 digunakan utk memvalidasi sikap Xenofobia terhadap komunitas Rohingya. ~

Drag Post #10
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Selengkapnya: <a target="_blank" href="https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00358533.2023.2244287" color="blue">tandfonline.com/doi/full/10.10…</a>

Drag Post #11
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

Nitip thread lain (1) <a target="_blank" href="https://twitter.com/_e_g_a_n_/status/1731206248983634049?t=yFohcLibqhM6_aAsRZjgDQ&s=19" color="blue">x.com/_e_g_a_n_/stat…</a>

Drag Post #12
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

(2) <a target="_blank" href="https://twitter.com/_e_g_a_n_/status/1729094744733851910?t=yFohcLibqhM6_aAsRZjgDQ&s=19" color="blue">x.com/_e_g_a_n_/stat…</a>

Drag Post #13
ᧁꪖꪀ
@_e_g_a_n_

<a target="_blank" href="https://twitter.com/_e_g_a_n_/status/1732298836855709894?t=iGrcIMCRHL0o__r4Q5Xuuw&s=19" color="blue">x.com/_e_g_a_n_/stat…</a>