Hi,👋 we have updated the app and fixed multiple bugs. We are lacking funds, request to free user not to use Adblock. Ads are non intrusive. 😊

@putrategar2709: Kenapa Banyak Pebulutangkis He...

@putrategar2709
26 views Feb 17, 2026
1
Kenapa Banyak Pebulutangkis Hebat Indonesia Berasal dari Etnis Tionghoa?

"Tidak ada rahasia. Semua sama saja. Semua bisa jadi pebulu tangkis hebat jika mereka mau dan bekerja keras."

"Namun jika diminta untuk memberikan alasan, hal yang mungkin bisa menjawab adalah karena etnis Tionghoa rata-rata menyukai bulu tangkis dan juga bola basket."

- Tan Joe Hok -

Pertanyaan tentang mengapa banyak pebulutangkis hebat Indonesia berasal dari etnis Tionghoa seringkali diapungkan. Dari generasi ke generasi, selalu saja ada perwakilan etnis Tionghoa di Indonesia di panggung dunia.

Mereka membawa nama Indonesia di punggungnya dan jadi alasan berkibarnya Merah Putih dan berkumandangnya Indonesia Raya.

Pertanyaan ini juga sempat saya lontarkan pada Tan Joe Hok, salah satu pebulutangkis Indonesia generasi awal yang membuka jalan ke panggung dunia.

Baris pertama kalimat di atas dijawab Tan Joe Hok dengan lugas sebagai penegasan bahwa siapa saja bisa jadi pebulutangkis hebat di dunia.

Sedangkan baris kedua dijawab dengan ritme dan kecepatan kalimat yang lebih pelan, tanda Tan Joe Hok sendiri menerka-nerka sebab dan asal mula banyak pebulutangkis etnis Tionghoa yang sukses mengharumkan Indonesia.

Dari hobi jadi prestasi inilah yang kemudian seolah membuka jalan bagi generasi berikutnya. Sebelum Tim Indonesia berangkat ke Thomas Cup, kekuatan nasional sudah mulai terbentuk dari kejuaraan-kejuaraan antarklub dan antardaerah. Nama-nama etnis Tionghoa sudah bermunculan di sana, menapaki tangga seleksi alami berupa pertandingan ke pertandingan hingga level yang lebih tinggi.

Pada akhirnya, dalam generasi pertama Indonesia yang memenangkan Piala Thomas 1958, terdapat nama-nama pebulutangkis etnis Tionghoa. Selain Tan Joe Hok yang jadi pemain paling muda saat itu, ada nama Njoo Kiem Bie, Tan King Gwan, dan Lie Poo Djian.

Sukses generasi perintis ini yang kemudian seolah jadi mercusuar bagi generasi etnis Tionghoa berikutnya. Tan Joe Hok dan kawan-kawan telah menunjukkan bahwa ada jalan indah lewat bulu tangkis untuk mengharumkan Indonesia di panggung dunia.

Bahkan, sosok generasi awal bulu tangkis China, Hou Jia Chang dan Tang Xianhu (Tong Sinfu) lahir di Indonesia. Mereka pergi ke China lalu menjadi sosok penting dalam munculnya China sebagai salah satu raksasa badminton dunia.

Setelah perpindahan dari Orde Lama ke Orde Baru, ada perubahan yang kental terasa. Salah satunya adalah soal nama tionghoa yang harus dilepaskan.

Contohnya Ang Tjin Siang, anggota Thomas Cup 1964 yang berubah nama jadi Muljadi.

Tan Joe Hok juga sempat diminta ganti nama. Ia sempat bersikukuh tetap mengenakan nama itu tetapi kemudian akhirnya punya nama Hendra Kartanegara sebagai nama lain dirinya. Alasan Tan Joe Hok, paling tidak masih ada 'Tan' dalam Kartanegara.

Dan terkait generasi setelah itu, pebulutangkis etnis Tionghoa terus bermunculan mengharumkan Indonesia. Mereka yang kemudian tenar dan dipandang penuh hormat di level dunia adalah Rudy Hartono, Christian Hadinata, Tjun Tjun, Liem Swie King, Ivana Lie, Alan Budikusuma, Susy Susanti, Hariyanto Arbi, Hendrawan, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya, Marcus Fernaldi Gideon, Jonatan Christie, dan masih banyak lainnya.

Selain soal nama, urusan identitas dan SBKRI jadi hal yang menonjol dan jadi masalah yang dialami pebulutangkis etnis Tionghoa. Ivana Lie, Susy Susanti, dan Hendrawan jadi nama-nama yang tenar yang mengalami masalah ini. Tong Sinfu bahkan terpaksa harus pergi lagi ke China karena menyerah dengan segala kesulitan yang ia alami untuk menjadi Warga Negara Indonesia.

Terlepas dari berbagai masalah yang sempat dialami, pebulutangkis etnis Tionghoa selalu mewarnai keberhasilan dan kesuksesan Tim Badminton Indonesia di pentas dunia. Mereka bahu-membahu dengan pebulutangkis asal etnis dan daerah lainnya, bersama-sama menopang dan mengangkat nama Indonesia tinggi-tinggi ke udara.

Hingga akhirnya pertanyaan:

"Kenapa etnis Tionghoa banyak yang jago main bulutangkis?"

atau

"Kenapa Banyak Pebulutangkis Hebat Indonesia Berasal dari Etnis Tionghoa?"

Bukan lagi sebuah pertanyaan yang butuh jawaban. Melainkan sebuah pujian dalam bentuk pertanyaan.
Actions
Visual Editor Carousel Maker NEW
Update Thread
What You Can Do
  • Download as PDF
  • Save to Notion
  • Export as Markdown
  • Visual Editor
  • LinkedIn & Instagram Carousel Maker
Create Free Account

Includes 7-day Premium trial